Membuat
Struktur Halaman HTML dengan Tag <div>
Sebelum
era HTML5 yang memiliki tag untuk membuat
struktur halaman yang lengkap, web developer umumnya menggunakan tag <div> dengan atribut id atau class untuk memisahkan bagian-bagian
struktur dalam halaman HTML, seperti header, footer, dan sidebar.
Sebagai contoh, berikut adalah gambar sederhana struktur sebuah
website dengan 2 kolom:
Untuk membuat struktur
diatas, berikut adalah kode HTMLnya:
Kode diatas sepenuhnya valid dan sangat sering digunakan hingga
saat ini. Akan tetapi, HTML 5mencoba
mengganti semua tag
<div> menjadi semantic tag yang lebih bermakna.
Semantic Tag untuk
membuat Struktur web dengan HTML5
Seperti
yang telah kita bahas pada tutorial sebelumnya tentang semantic tag, HTML5
mencoba menggantikan tag ‘tanpa arti‘ <div> untuk sering digunakan
untuk membuat struktur halaman web. Tag-tag yang bisa kita gunakan untuk
keperluan ini adalah <header>, <nav>,
<section>, <article>, <aside> dan <footer>.
Berikut adalah
pembahasan beberapa tag HTML5 yang ditujukan untuk membuat struktur halaman:
Tag <header>
Tag
<header> digunakan untuk bagian
halaman web yang merupakan header. Tag ini bisa muncul
lebih dari 1 kali, tergantung kebutuhan. Bagian atas web dimana kita meletakkan
logo dan judul situs adalah tempat terbaik untuk tag <header>. Namun di bagian atas
artikel dinama terdapat judul dan sub judul artikel juga bisa di ‘bungkus‘ dengan tag <header>.
Contoh penggunaan tag
<header>:
1
2
3
4
|
<header>
<h1>Judul
Website</h1>
<img src=”logo_website.png” />
</header>
|
Tag <nav>
Tag
<nav> digunakan sebagai ‘container‘ dari menu navigasi. Sebaiknya digunakan
untuk menu utama yang dirasa penting seperti pada bagian header.
Contoh penggunaan tag
<nav>:
|
|
<li><a href="#">Home</a></li>
<li><a href="#">About</a></li>
<li><a href="#">Contact</a></li>
|
Tag <section>
Tag
<section> digunakan untuk
memisahkan bagian-bagian dari struktur web. Tag ini bisa digunakan sebagai
container untuk kumpulan artikel, gallery, atau bagian lain dari halaman web
yang perlu pemisahan. Walaupun tag <section> terkesan ‘generik’, tetapi
jika yang kita butuhkan hanya kontainer tanpa makna apa-apa, sebaiknya tetap
menggunakan tag <div>.
Bagian utama dimana
kontent berada bisa ‘dibungkus’ menggunakan tag <section>. Dan jika
halaman tersebut memiliki banyak bagian yang secara logika bisa dipisah, bisa
menggunakan beberapa tag <section>.
Contoh penggunaan tag
<section>:
1
2
3
4
5
6
7
8
|
<section>
<h1>Judul
1</h1>
<p>...Kumpulan
dari konten...</p>
</section>
<section>
<h1>Judul
1</h1>
<p>...Kumpulan
dari konten...</p>
</section>
|
Tag <main>
Tag <main> cocok digunakan untuk
menandakan bagian utama dari sebuah halaman. Berbeda daritag <section>, tag <main> umumnya hanya digunakan
1 kali untuk bagian paling penting, yang biasanya berupa konten/artikel utama.
Contoh penggunaan tag
<main>:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
|
<main>
<h1>Judul
Utama</h1>
<p>...penjelasan...</p>
<article>
<h2>Judul
Artikel 1</h2>
<p>...penjelasan
artikel 1...</p>
<p>...
</p>
<p>...
</p>
</article>
<article>
<h2>Judul
Artikel 2</h2>
<p>...penjelasan
artikel 2...</p>
<p>...
</p>
<p>...
</p>
</article>
</main>
|
Tag <article>
Tag <article> bertujuan untuk
menampung konten web yang merupakan.. (ya, anda benar) artikel. Umumnya tag ini
berada di dalam tag <section> atau <main>. Tag ini cocok sebagai
container untuk artikel dalam sebuah blog.
Contoh penggunaan tag
<article>:
1
2
3
4
5
6
|
<article>
<h2>Judul
Artikel</h2>
<p>...penjelasan
artikel...</p>
<p>...
</p>
<p>...
</p>
</article>
|
Tag <aside>
Tag
<aside> bertujuan untuk menandai
bagian web yang bukan berisi konten utama, tetapi memiliki kaitan dengan
artikel yang saat ini ditampilkan. Bagian paling pas untuk tag <aside> adalahsidebar. Karena pada sidebar bisa terdiri dari
berbagai konten yang tidak langsung berkaitan dengan konten utama seperti ’10
artikel terbaru’, atau ‘5 komentar terbaru’. Selain untuk sidebar, tag
<aside> juga bisa digunakan di dalam artikel untuk menandai bagian
tambahan.
Contoh penggunaan tag
<aside>:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
|
<article>
<h2>Judul
Artikel 1</h2>
<p>...penjelasan
artikel 1...</p>
<p>...
</p>
<p>...
</p>
</article>
<aside>
<p>...penjelasan
tambahan...</p>
</aside>
|
Tag
<footer> biasannya digunakan pada
bagian bawah halaman, dimana kita menampilkan beberapa informasi mengenai
website. Walapun penggunaan paling jelas adalah untuk bagianfooter halaman (meletakkan copyright, about us, dll), tag ini juga
cocok digunakan pada bagian bawah artikel untuk menampung informasi tambahan
seperti ‘tentang penulis‘ maupun link untuk
share ke sosial media.
Contoh penggunaan tag
<footer>
1
2
3
4
5
6
7
8
9
|
<main>
<h2>Judul Artikel 1</h2>
<p>...penjelasan artikel 1...</p>
<p>... </p>
<p>... </p>
</main>
<footer>
<p>...copyright 2014 duniailkom...</p>
</footer>
|
Membuat
Struktur Halaman HTML dengan tag HTML5
Dengan menggunakan tag-tag HTML5 diatas, kita akan merevisi
struktur web sebelumnya dengan menggunakan HTML5. Struktur yang akan kita buat
sama dengan contoh pertama:

Dan berikut adalah kode HTML5 yang digunakan untuk membuat struktur
tersebut:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
|
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<meta charset="utf-8"
/>
<title>Belajar
HTML5</title>
</head>
<body>
<header>
<h1>Judul Website</h1>
<img
src="logo_website.jpg" />
</header>
<nav>
<ul>
<li><a
href="#">Home</a></li>
<li><a href="#">About</a></li>
<li><a
href="#">Contact</a></li>
</ul>
</nav>
<section>
<article>
<header>
<h1>Judul Artikel
1</h1>
<h2>Sub Judul Artikel
1</h2>
</header>
<p>...Ini adalah isi dari
artikel 1...</p>
</article>
<article>
<header>
<h1>Judul Artikel
2</h1>
<h2>Sub Judul Artikel
2</h2>
</header>
<p>...Ini adalah isi dari
artikel 2...</p>
</article>
</section>
<aside>
<h1>Artikel Terbaru</h1>
<ul>
<li><a
href="#">Link 1</a></li>
<li><a
href="#">Link 2</a></li>
<li><a
href="#">Link 3</a></li>
</ul>
</aside>
<footer>
<p>Footer - Copyright
Duniailkom 2014</p>
</footer>
</body>
</html>
|
Perhatikan bahwa pada kode diatas saya menggunakan 6 semantic tag dari
HTML5, yakni <header>, <nav>, <section>,
<artikel>, <aside> dan <footer>.
Susunan kode HTML tersebut mungkin lebih mudah dipahami jika anda pernah
mendesain layout halaman HTML dengan CSS.
Penggunaan semantic tag dari HTML5 juga akan bermanfaat bagi SEO (Search Engine Optimization).
Struktur halaman akan lebih jelas, sehingga mesin pencari bisa memprioritaskan
bagian mana yang perlu diberikan penekanan (seperti <header> atau <article>) dan bagian mana yang hanya berupa
keterangan (seperti <aside> atau <footer>).
Refrensi:
www.duniailkom.com